Postingan

Menampilkan postingan dengan label F

For One More Day – Satu Hari Bersamamu

Gambar
Judul Buku : For One More Day – Satu Hari Bersamamu Penulis : Mitch Albom Penerjemah : Olivia Gerungan Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Cetakan ketiga : November 2012 Tebal : 248 halaman, paperback ISBN : 978-979-22-9022-6 Biar kutebak. Kau ingin tahu kenapa aku mencoba bunuh diri. Ketika Chick bertemu lagi dengan ibunya yang telah meninggal, lelaki itu baru saja mengalami kecelakaan terburuk dalam hidupnya. Di ambang kematian dan kehidupan itulah ia terheran-heran, mengapa Tuhan memberinya kesempatan sekali lagi untuk bertemu dengan satu-satunya orang yang selalu perhatian padanya. Saat itu kehidupan Chick memang amat kacau, berpisah dengan istrinya, pengangguran, sering mabuk, dan puncaknya adalah ketika ia bahkan tidak diundang ke pernikahan anak perempuannya, Maria. Bapak mana yang tidak sakit hati jika tiba-tiba ia hanya dikirimi foto-foto pernikahan anaknya tanpa ada kabar sebelumnya? Terlalu menyedihkankah dia sampai anaknya pun malu mengakui Chick sebagai seorang bapak? Maka...

The Forgetting Time

Gambar
Judul : The Forgetting Time Penulis : Sharon Guskin Cetakan pertama : Februari 2016 Tebal : 304 halaman ISBN : 9781250076434 When people are not meant to remember. That’s why most of us don’t. People are meant to forget Janie memiliki anak berusia empat tahun bernama Noah. Anak yang ekspresif, penuh imajinasi dan sering mengetahui hal hal yang tak lazim diketahui oleh anak seumuran dia. Tapi bagian buruknya, Noah sering terbangun karena mimpi buruk dan meminta pulang ke rumahnya. Rumah dan ibu yang sebenarnya, menurut Noah bukanlah Jenie. Ibu mana yang tidak sakit hati, sedih sekaligus ketakutan dengan sikap anaknya yang seperti itu? Tapi toh Jenie terus menenangkan diri dan berharap masalah ini segera berlalu, apalagi ia seorang single parent. Sayangnya, harapan Jenie tak semudah itu terjadi. Suatu hari Kepala sekolah merumahkan Noah sampai keadaan psikologisnya jauh lebih baik, sebab Noah tak hanya membuat teman melainkan gurunya juga ketakutan dengan ceritanya. Hari hari Janie k...